Kenapa Ibu-Ibu Sering Begadang Demi Me Time?

Kadang aku heran sama diriku sendiri. Seharian rasanya sudah capek. Dari pagi sampai malam ada saja yang dikerjakan. Hari itu bahkan aku menghabiskan waktu untuk nyetrika. Aktivitas yang sebenarnya sederhana, tapi entah kenapa bisa menguras energi dan kesabaran sekaligus.

Logikanya, malam hari harusnya jadi waktu yang paling ditunggu untuk tidur. Apalagi saat jam sudah menunjukkan pukul 23.30.

Tapi kenyataannya? Aku malah belum mau tidur.

Bukan karena tidak mengantuk. Bukan juga karena ada pekerjaan yang belum selesai. Aku cuma ingin menikmati sedikit waktu untuk diriku sendiri.

Drachin masih menyala di layar. Rumah sudah mulai tenang. Anak-anak tidur. Tidak ada yang memanggil. Tidak ada yang meminta sesuatu. Untuk beberapa saat, aku bisa menjadi diriku sendiri, bukan sekadar ibu, istri, atau orang yang harus mengurus banyak hal.

Masalahnya, semakin malam, semakin terasa lapar.

Aku sempat kepikiran ingin masak mi instan. Tapi langsung terbayang kemungkinan terburuk: suara panci, suara kompor, lalu bayi bangun.

Akhirnya aku membuka lemari cemilan dan mempertimbangkan pilihan yang lebih realistis. Biskuit.

Lalu muncul masalah baru.

Kalau makan biskuit, berarti harus sikat gigi lagi.

Dan ternyata, di usia dewasa, ada satu hal yang lebih berat daripada bekerja seharian. Bangun dari posisi rebahan yang sudah nyaman untuk sikat gigi kedua kalinya.

Ternyata yang Dicari Bukan Selalu Makanan

Setelah dipikir-pikir, kadang rasa lapar di malam hari memang benar-benar lapar. Tapi ada juga kalanya yang sebenarnya dicari bukan makanan. Yang dicari adalah rasa tenang.

Rasa bahwa hari ini belum berakhir begitu saja.
Rasa bahwa kita masih punya sedikit waktu untuk diri sendiri sebelum kembali menjalani rutinitas esok hari.

Mungkin itu sebabnya banyak ibu yang baru merasa "hidup" ketika semua anggota keluarga sudah tidur.

Di siang hari kita sibuk memenuhi kebutuhan orang lain. Malam hari menjadi satu-satunya ruang yang masih terasa milik sendiri. Tidak heran kalau akhirnya kita rela begadang hanya demi satu episode drama lagi, beberapa halaman buku lagi, atau segelas susu dingin yang dinikmati tanpa gangguan.

Daftar Camilan Tengah Malam yang Praktis

Kalau kamu juga sering lapar saat malam tapi malas memasak, beberapa pilihan ini bisa jadi penyelamat:
  • Biskuit dan susu
  • Roti tawar dengan selai
  • Pisang
  • Yogurt
  • Keju potong
  • Oat instan yang diseduh air panas
  • Kacang-kacangan
  • Buah potong yang sudah disimpan di kulkas
  • Sereal dengan susu
  • Kurma

Pilih yang sederhana dan tidak terlalu berat supaya tetap nyaman saat tidur.

Me Time Itu Penting, Tapi Tidur Juga Penting

Aku akhirnya memilih minum susu dingin. Sesederhana itu.
Tidak ada mi instan. Tidak ada pesta kuliner tengah malam. Hanya segelas susu dingin dan keinginan untuk menikmati beberapa menit terakhir sebelum tidur.

Dan dari obrolan kecil dengan diri sendiri malam itu, aku sadar satu hal.
Kadang kita bukan sedang malas tidur. Kita hanya sedang berusaha mengambil kembali sedikit waktu yang sepanjang hari sudah kita berikan kepada banyak orang.

Me time memang penting. Tapi tidur juga bentuk me time yang sering diremehkan.

Jadi kalau malam ini kamu juga masih terjaga, sambil menimbang antara lapar, rebahan, dan kewajiban sikat gigi, ketahuilah bahwa kamu tidak sendirian.

Di luar sana mungkin ada banyak ibu lain yang sedang menghadapi dilema yang sama. Bahkan mungkin sambil memegang biskuit dan menatap sikat gigi dengan penuh pertimbangan. 😆

Posting Komentar

0 Komentar