Tips Road Trip Bawa Bayi 2 Bulan: Pengalaman ke Sumedang

 

Pemandangan pintu air

Notes: Cerita Pengalaman dan Ceklist Liburan ke Sumedang bawa bayi 2 bulan Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Setiap liburan tahun baru, keluarga kami pasti menghabiskan waktu di villa keluarga yang berada di Darmaraja, Sumedang. Namun, tahun ini terasa sedikit berbeda karena kami memiliki anggota keluarga baru, bayi berumur 2 bulan. 

Seperti biasa, kami melakukan road trip ke Sumedang menggunakan mobil pribadi. Jujur, awalnya aku sempat ragu. Maklum, aku membawa bayi usia 2 bulan. Meskipun si Kakak yang sudah kelas 2 SD sudah terbiasa dibawa perjalanan jauh, aku takut dia merasa bosan. Juga, aku takut bayi rewel di jalan. Tapi ternyata, dengan persiapan yang tepat, perjalanan kami aman dan menyenangkan!

Manajemen Tas Bayi: Penyelamat Saat Darurat 

Salah satu tantangan perjalanan darat adalah saat bayi tiba-tiba pup. Untungnya, aku sudah menyiapkan satu tas terpisah khusus perlengkapan ganti popok yang mudah dijangkau. Jadi, saat si Kecil pup di tengah jalan, kami tinggal melipir sebentar dan aku bisa mengganti popok dengan nyaman tanpa harus membongkar seluruh koper.

Ceklist Tas "Ganti Popok" di Mobil:

  • Tisu Basah & Tisu Kering: Wajib ada dalam jangkauan tangan.
  • Kantong Plastik/Kresek: Untuk membungkus popok bekas agar tidak bau di dalam mobil.
  • Alas Ganti (Perlak Kecil): Memudahkan ganti pampers di atas jok mobil.

Hiburan untuk Si Kakak (8 Tahun)

Agar si Kakak tidak bosan, aku membawakan tablet. Namun, aku punya aturan: tablet hanya boleh dipakai saat mobil berhenti (istirahat). Selama mobil berjalan, si Kakak aku ajak menikmati pemandangan dari kursi depan. Hasilnya? Dia malah asyik melihat jalanan dan akhirnya tertidur pulas sampai tujuan. Cara ini ampuh supaya anak tidak pusing karena menatap layar saat mobil bergerak.

Kebersamaan yang Simpel 

Bunga kuning di villa

Untuk perlengkapan bersama, aku tidak membawa banyak barang rumit. Cukup Tumbler air minum yang selalu siap di samping kursi. Aku juga menyiapkan sedikit cemilan, kalau-kalau si Kakak lapar di tengah perjalanan. Selain lebih hemat, ini memudahkan kami untuk tetap terhidrasi tanpa harus sering berhenti mencari minimarket di jalan. 

Kuncinya Ada Di Manajemen Tas

Liburan bawa bayi memang menantang, tapi bukan berarti tidak bisa dinikmati. Kuncinya ada pada manajemen tas yang rapi dan aturan main yang jelas untuk anak yang lebih besar. Buat ibu-ibu yang ragu mau liburan bawa bayi, yuk dicoba pelan-pelan. Kebersamaannya itu lho, yang nggak akan tergantikan!


Posting Komentar

0 Komentar