Alasannya sederhana, karena area rumah sudah sangat berantakan hingga membuatku stress. Ibu menyusui tentunya tidak baik kalau stress, bukan? Makanya aku menargetkan diri untuk beres-beres.
Inilah Rumah Sebelum Dibereskan
Ini salah satu bagian rumah yang belum dibereskan, kamar pribadi. Terlihat ada banyak barang di atas lemari, barang kecil berserakan di kasur, baju-baju yang digantung serampangan, dan ini cuma yang terlihat saja. Di dalam lemari ada jauh lebih banyak barang yang harus dibereskan.
Dan ini kamar anakku. Percayalah, itu di lantai lebih kotor daripada kelihatannya. Pakaian kotor di bawah. Pakaian bersih habis disetrika juga belum dimasukin ke lemari. Banyak tas ngegantung, belum lagi proyekannya. Tas sekolah baru dan tas sekolah lama juga disimpan di lantai gitu aja.
Ini tuh baru di kamar utama sama kamar anak aja, kebayang lah ya sama ruangan lainnya kayak gimana. Sama berantakannya. Belum area lantai 2, sama-sama berantakannya.
Day 1 - Beres-Beres Kamar Utama dan Kamar Pribadi
Di hari pertama, targetku membereskan semua barang yang berserakan. Barang yang ada di atas lemari, barang yang berserakan di lantai, di atas kasur, dan vakum dua ruangan itu.
Hal pertama yang aku lakuin adalah aku keluarkan dulu semuanya sampai benar-benar kosong. Kecuali barang besar kayak lemari dan kasur ya. Setelah itu aku vakum sampai bersih. Lalu aku tata ulang semuanya.
Barang-barang di atas lemari yang berserakan itu aku rapikan lagi dan aku sortir. Hasilnya? Banyak sekali yang dibuang. Tidak lupa juga aku sortir barang di dalam lemari. Pokoknya target aku, di atas lemari itu harus kosong. Kamar harus punya space yang lebih luas.
Proyek anak yang lama, aku buang juga. Tentunya seijin anak, dong. Plastik, dus, kresek, dan barang yang gak layak simpan aku masukin ke kategori "sampah". Sementara yang lainnya di susun ulang di box penyimpanan.
Dan inilah sisanya. Sayang sekali memang pas berantakan gak aku foto. Aku terlalu sibuk melakukan 2 tugas sekaligus. Membereskan dan mengasuh.
Day 2 - Beres-Beres Setrikaan dan Cuci Baju
Setelah melakukan sortir lemari, ternyata ada beberapa pakaian yang harus aku cuci ulang. Jadinya, cucian agak numpuk.
Sejak pagi, aku langsung masukin cucian ke mesin cuci. Enaknya punya mesin cuci itu, nyuci bisa ditinggal. Aku bisa sambil mengerjakan hal lainnya. Salah satunya, mengosongkan jemuran. Jadi, cucian baru masuk, otomatis jemuran harus dikosongkan. Dan jadilah tumpukan setrikaan.
Jujur, dibanding menyortir dan membereskan, tugas menyetrika itu jauh lebih bikin capek dan bikin pegal. Di hari kedua ini, aku mau fokus membereskan ini sebelum membereskan sisa-sisa barang yang ada di kamar utama dan kamar anak.
Karena sebenarnya di kamar utama itu masih ada lemari plastik tinggi yang harus disortir dan ada kursi dan meja yang harus dikeluarkan. Sedangkan di kamar anak, ada 1 box besar dan 1 box kecil yang isinya buku-buku, mau disortir dan dikeluarkan.
Ya udah, ini baru day 2. Nanti aku update lagi ya.
Hai! Aku Irma, seorang ibu rumah tangga yang hobi menulis. Ikuti kisah beres-beres rumahku di website ceritairma.com. Semoga ceritaku ini bisa menginspirasi kamu. 😊


0 Komentar